Peredaran Narkoba di Mahulu Gunakan Sistem Titik Lokasi, Polisi Ungkap Modus Baru

MAHULU – Kepolisian Resor (Polres) Mahakam Ulu mengungkap dugaan pola distribusi narkotika yang menjangkau hingga wilayah hulu Kabupaten Mahakam Ulu.

Selain menggunakan jalur darat, para pelaku juga diduga memanfaatkan jalur sungai dengan modus meninggalkan barang di titik tertentu sebelum lokasi pengambilannya dikirim kepada penerima.

Wakapolres Mahulu, Kompol Djoko Purwanto, mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari sejumlah kasus narkotika yang berhasil diungkap selama Operasi Antik Mahakam 2026.

Menurutnya, keberhasilan penindakan terakhir menjadi titik penting setelah aparat beberapa kali melakukan upaya penangkapan terhadap para pelaku.

“Alhamdulillah pada penindakan terakhir kami berhasil mengamankan mereka dengan barang bukti yang cukup besar,” katanya dalam konferensi pers di Mapolres Mahulu, Selasa (4/8/2026).

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa dugaan jaringan peredaran narkotika tidak hanya beroperasi di wilayah Long Bagun, tetapi juga mengarah ke kawasan hulu Mahakam.

Ia menyebut aparat menemukan indikasi bahwa alur distribusi sabu menjangkau hingga Kecamatan Long Apari.

“Iya, sampai ke Long Apari. Jalurnya ke arah hulu. Ada indikasi peredarannya sampai ke sana,” ucapnya.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku diduga tidak selalu membawa barang secara langsung hingga ke tangan pembeli.

Polisi menemukan indikasi penggunaan sistem yang dikenal sebagai jejak, yakni barang ditinggalkan lebih dahulu di suatu lokasi, kemudian koordinat atau titik keberadaannya dikirim kepada penerima agar dapat diambil sendiri.

Selain memanfaatkan jalur darat, distribusi menuju wilayah pedalaman juga diduga menggunakan transportasi sungai.

“Ada yang lewat jalur darat. Namun untuk menuju Long Apari ada juga yang menggunakan jalur sungai. Modusnya sistem ‘jejak’. Barang ditinggalkan di suatu titik, kemudian pelaku mengirim lokasi agar penerima tinggal mengambil barang tersebut,” tuturnya.

Saat ditanya apakah pola tersebut telah teridentifikasi dalam pengungkapan kasus yang ditangani, ia membenarkannya.

“Iya,” tegasnya.

Menurutnya, informasi mengenai pola distribusi tersebut masih terus didalami oleh penyidik sebagai bagian dari pengembangan kasus.

Polres Mahulu memastikan akan terus menelusuri jalur distribusi maupun jaringan yang diduga memasok narkotika ke wilayah pedalaman, sehingga mata rantai peredarannya dapat diputus hingga ke sumbernya. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60