MAHULU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) terus memperkuat investasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui audiensi sekaligus monitoring dan evaluasi pelaksanaan kerja sama pendidikan bersama Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Indonesia (UI), Rabu (5/8/2026).
Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan didampingi Sekretaris Daerah Mahulu Dr. Stephanus Madang diterima langsung oleh Dekan FIA UI Prof. Dr. Retno Kusumastuti Hardjono beserta jajaran.
Pertemuan ini menjadi forum evaluasi pelaksanaan kerja sama sekaligus membahas tindak lanjut penyelenggaraan program pendidikan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Mahakam Ulu.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mahulu Samson Batang, Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nobertus Ngande, Kepala Bagian Pemerintahan Yusrinda Prababeni, Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Muda pada Bagian Hukum Fransiska W.L., Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Christianus Arie Dedy Bang, serta jajaran Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kolaborasi antara Pemkab Mahulu dan FIA UI telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas aparatur pemerintah sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan melalui pendidikan dan kajian akademik.
“Bagi kami, perguruan tinggi bukan hanya tempat lahirnya ilmu pengetahuan, tetapi juga mitra strategis yang membantu pemerintah menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus menghadirkan rekomendasi kebijakan yang berbasis kajian ilmiah,” katanya.
Selain mengevaluasi implementasi kerja sama yang telah berjalan, kedua pihak juga membahas sejumlah tantangan yang dihadapi ASN Mahulu dalam mengikuti program pendidikan.
Salah satu isu yang mengemuka ialah perubahan skema perkuliahan yang mewajibkan pembelajaran secara luring, sementara sebagian ASN tetap harus menjalankan tugas pelayanan publik di daerah.
Menanggapi hal tersebut, FIA UI menyampaikan rencana pembelajaran yang lebih fleksibel dengan kewajiban kehadiran luring sebanyak dua sesi.
Skema tersebut masih menunggu keputusan dan persetujuan dari Rektor Universitas Indonesia.
Ia berharap solusi yang disiapkan dapat mengakomodasi kebutuhan peningkatan kompetensi ASN tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat di Mahakam Ulu.
“Kami berharap pelaksanaan pendidikan dapat tetap memberikan ruang bagi ASN untuk meningkatkan kompetensi, namun di saat yang sama pelayanan kepada masyarakat di daerah tetap berjalan secara optimal,” ucapnya.
Menurutnya, peningkatan kapasitas aparatur merupakan bagian penting dari upaya membangun pemerintahan yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah, khususnya di wilayah perbatasan dan pedalaman seperti Mahakam Ulu.
Ia juga menekankan bahwa kemitraan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi harus terus diperluas, tidak hanya pada penyelenggaraan pendidikan formal, tetapi juga dalam pengembangan riset dan penyusunan kebijakan berbasis data.
“Kami berharap hubungan baik yang telah terjalin tidak berhenti pada pelaksanaan program pendidikan semata, tetapi terus berkembang menjadi kemitraan yang saling menguatkan dalam mendukung pembangunan Kabupaten Mahakam Ulu,” tuturnya. (*)








