MAHULU — Pembangunan Markas Komando (Mako) Polres Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, terus berjalan.
Hingga Agustus 2026, progres pembangunan kantor kepolisian tersebut telah mencapai sekitar 40 persen.
Kehadiran Mako Polres menjadi salah satu kebutuhan penting bagi Mahulu yang hingga kini belum memiliki kantor kepolisian sendiri.
Kapolres Mahulu AKBP Roni Wijaya berharap pembangunan tersebut dapat segera dituntaskan sehingga pelayanan kepolisian kepada masyarakat dapat semakin optimal.
“Untuk progres pembangunan Polres Mahakam Ulu, saat ini pembangunannya sedang berjalan. Kurang lebih sudah mencapai 40 persen. Mudah-mudahan tahun depan Kabupaten Mahakam Ulu sudah mempunyai kantor kepolisian sendiri,” katanya, Senin (17/8/2026).
Ia mengatakan, pembangunan Mako Polres Mahulu ditargetkan dapat diselesaikan pada akhir 2027.
Dengan adanya kantor sendiri, aktivitas kepolisian di kabupaten tersebut diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Saat ini, personel Polres Mahulu masih menjalankan tugas dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Namun, pembangunan infrastruktur belum menjadi satu-satunya pekerjaan rumah kepolisian di Mahulu. Ketersediaan sumber daya manusia juga masih menjadi tantangan.
“Memang untuk kuantitas personel di Mahakam Ulu sendiri masih kekurangan. Sesuai DSP, kita baru memenuhi sekitar 40 persen kebutuhan personel,” ujarnya.
Keterbatasan jumlah personel menjadi tantangan tersendiri bagi kepolisian di wilayah yang memiliki kondisi geografis luas dan akses antarkecamatan yang tidak mudah.
Ia mengatakan, kebutuhan personel akan dipenuhi secara bertahap.
Polda Kalimantan Timur akan menambah personel sesuai kebutuhan hingga komposisi yang ditetapkan dalam Daftar Susunan Personel (DSP) dapat terpenuhi.
“Secara bertahap pihak Polda akan menambah personel hingga kebutuhan tersebut dapat terpenuhi. Termasuk pembangunan Mako,” ucapnya.
Ia berharap pembangunan Mako dan penambahan personel dapat berjalan beriringan.
Dengan demikian, Mahulu tidak hanya memiliki kantor kepolisian sendiri, tetapi juga kekuatan personel yang memadai untuk memberikan pelayanan dan menjaga keamanan masyarakat.
“Harapannya, pada akhir tahun 2027 Mako sudah bisa diresmikan dan Kabupaten Mahakam Ulu memiliki kantor kepolisian sendiri,” tuturnya.
Kehadiran Mako Polres nantinya diharapkan menjadi penanda semakin kuatnya kelembagaan kepolisian di Mahulu sekaligus memperpendek rentang pelayanan keamanan bagi masyarakat di wilayah pedalaman. (*)








