Mahulu Susun Tarif PLTS Demi Jamin Keberlanjutan Listrik di Kampung Pedalaman

MAHAKAM ULU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) mulai menyusun rumusan tarif layanan energi listrik berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai langkah menjaga keberlanjutan layanan listrik di kampung-kampung pedalaman.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu memastikan operasional dan pemeliharaan PLTS tetap berjalan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Komitmen itu disampaikan Bupati Mahulu Angela Idang Belawan yang diwakili Wakil Bupati Suhuk saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Laporan Pendahuluan Penyusunan Rumusan Tarif Layanan Energi Listrik Berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Kabupaten Mahulu di Ballroom Lantai III Kantor Bupati Mahulu, Kamis (11/6/2026).

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati, Suhuk mengatakan keberadaan PLTS selama ini telah menjadi solusi bagi masyarakat di sejumlah kampung yang belum sepenuhnya terjangkau jaringan listrik konvensional.

“Keberadaan PLTS telah memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya di kampung-kampung yang belum sepenuhnya terjangkau oleh jaringan listrik konvensional. Kehadiran PLTS menjadi salah satu solusi strategis dalam mendukung pemerataan akses energi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedalaman Mahulu,” katanya.

Menurutnya, tantangan ke depan bukan hanya menghadirkan akses listrik, tetapi juga memastikan layanan tersebut tetap beroperasi secara berkelanjutan.

Karena itu, diperlukan sistem pengelolaan yang didukung mekanisme pembiayaan operasional dan pemeliharaan yang jelas, terukur, dan akuntabel.

Ia menegaskan, penyusunan tarif bukan dimaksudkan sebagai beban baru bagi masyarakat, melainkan sebagai instrumen untuk menjaga keberlangsungan layanan energi yang telah dibangun pemerintah.

“Penyusunan rumusan tarif layanan energi listrik berbasis PLTS menjadi langkah yang sangat penting. Tarif yang akan dirumuskan nantinya bukan semata-mata untuk menarik pungutan kepada masyarakat, melainkan sebagai instrumen untuk menjamin keberlanjutan operasional layanan, menjaga kualitas pelayanan, memperpanjang umur aset PLTS yang telah dibangun, serta memastikan bahwa investasi daerah yang telah dikeluarkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ucapnya.

Ia menambahkan, keberlanjutan layanan energi menjadi bagian dari komitmen Pemkab Mahulu dalam mewujudkan pembangunan yang maju, merata, dan berkelanjutan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman dan perbatasan.

Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menyusun rumusan tarif yang adil, realistis, dan mampu menjamin keberlangsungan operasional PLTS di masa mendatang.

“Pemerintah Kabupaten Mahulu memiliki komitmen yang kuat untuk mewujudkan pembangunan yang maju, merata, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, keberlanjutan layanan PLTS yang telah dibangun harus menjadi perhatian seluruh pihak agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang,” tuturnya. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60