MAHULU – Peredaran narkotika di Kabupaten Mahakam Ulu masih menjadi pekerjaan rumah yang belum selesai.
Meski aparat kepolisian terus melakukan penindakan, para pelaku kerap berganti sehingga memunculkan jaringan baru setelah pelaku lama ditangkap.
Kondisi itu diungkapkan Kasat Reserse Narkoba (Resnarkoba) Polres Mahakam Ulu, Iptu Sumananta, saat konferensi pers di Mapolres Mahulu, Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, dinamika peredaran narkoba di wilayah tersebut membuat aparat harus bekerja tanpa henti untuk memutus mata rantai distribusi.
“Iya, mereka sering berganti. Kalau kita tangkap satu, nanti muncul lagi yang lain. Jadi kami tidak pernah bosan untuk terus melakukan pengendalian,” katanya.
Ia menjelaskan, para pelaku yang diamankan dalam sejumlah pengungkapan kasus tidak seluruhnya merupakan wajah lama.
Sebagian besar merupakan pelaku baru, meski masih ditemukan beberapa nama yang sebelumnya pernah terpantau oleh aparat.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa regenerasi pelaku dalam jaringan peredaran narkotika masih terus terjadi.
Karena itu, selain melakukan penindakan, kepolisian juga terus memperkuat upaya deteksi dini dan pengembangan kasus agar jaringan yang lebih luas dapat diungkap.
“Iya, sebagian besar baru. Tapi ada juga yang lama, seperti yang kemarin kami tangkap,” ujarnya.
Di balik upaya pemberantasan narkotika, Polres Mahulu juga menghadapi tantangan geografis.
Wilayah Mahakam Ulu yang didominasi jalur sungai membuat mobilitas personel sangat bergantung pada kondisi alam.
Menurutnya, cuaca menjadi hambatan utama, terutama saat hujan yang mengganggu pelaksanaan patroli dan operasi di kawasan perairan.
Keterbatasan sarana operasional untuk menjangkau jalur sungai juga menjadi tantangan tersendiri dalam mengawasi peredaran narkotika.
“Kendala kami biasanya cuaca. Kalau hujan, itu menjadi hambatan utama karena kami tidak memiliki sarana operasional yang memadai, terutama untuk patroli di sungai. Operasional di wilayah sungai memang masih menjadi kendala kami,” jelasnya.
Meski demikian, ia menegaskan jajarannya tetap berkomitmen melakukan penegakan hukum secara konsisten.
Ia berharap dukungan masyarakat melalui pemberian informasi dapat membantu aparat mempersempit ruang gerak para pelaku, sehingga peredaran narkotika di Mahakam Ulu dapat terus ditekan. (*)








