PLTA Batoq Kelo 300 MW Mulai Disosialisasikan, Pemkab Mahulu Bidik Listrik dan Ekonomi Tumbuh Bersama

MAHULU – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, mendorong percepatan pembangunan daerah melalui pengembangan sektor energi berkelanjutan.

Salah satunya melalui rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batoq Kelo berkapasitas 300 megawatt (MW) yang mulai disosialisasikan kepada pemangku kepentingan dan masyarakat.

Sosialisasi proyek tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Mahulu Angela Idang Belawan di Ballroom Lantai III Kantor Bupati Mahulu, Senin (6/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Mahulu Suhuk, anggota DPRD Mahulu, Sekretaris Daerah Mahulu Dr. Stephanus Madang, Direktur PT Tujuan Mulia Makmur (TMM) Tiger Chen, Direktur Keuangan PT TMM City Jamiah, perwakilan PT PLN (Persero), perwakilan Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Timur, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, petinggi kampung, hingga lembaga adat.

Dalam sambutannya, ia mengatakan sosialisasi menjadi tahapan penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang utuh mengenai rencana pembangunan PLTA Batoq Kelo.

Menurut dia, masyarakat perlu mengetahui manfaat proyek sekaligus memahami potensi dampak sosial yang mungkin muncul selama proses pembangunan.

“Kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah penting untuk memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat terkait rencana pembangunan PLTA Batoq Kelo, termasuk manfaat yang akan diperoleh serta berbagai potensi dampak sosial yang mungkin muncul selama proses pelaksanaannya,” katanya.

Ia menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam proses sosialisasi proyek tersebut.

Informasi yang disampaikan secara jelas dan menyeluruh dinilai dapat menjadi dasar bagi masyarakat untuk memahami rencana investasi dan pembangunan yang akan dilakukan.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan menyeluruh, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” ujarnya.

Pemkab Mahulu juga mengapresiasi PT TMM atas kepercayaan dan komitmennya untuk berinvestasi di wilayah tersebut.

Pemerintah daerah berharap investasi PLTA tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi memberikan efek berganda terhadap perkembangan wilayah dan kehidupan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan PLTA Batoq Kelo berpotensi mendukung percepatan pembangunan Mahulu melalui peningkatan konektivitas, tumbuhnya aktivitas ekonomi, serta terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mahulu, saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PT Tujuan Mulia Makmur atas kepercayaan dan komitmennya dalam berinvestasi di Mahulu,” tuturnya.

Ia menambahkan, investasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi percepatan pembangunan wilayah, termasuk peningkatan konektivitas, pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat, dan pembukaan peluang kerja bagi tenaga kerja lokal.

Dengan kapasitas 300 MW, rencana PLTA Batoq Kelo menjadi salah satu proyek energi yang diharapkan dapat mendukung kebutuhan listrik sekaligus memperkuat fondasi pembangunan berkelanjutan di Mahulu.

Pemkab Mahulu menilai proses sosialisasi menjadi bagian penting untuk memastikan rencana pembangunan dapat berjalan dengan komunikasi yang terbuka dan melibatkan masyarakat serta pemangku kepentingan sejak tahap awal. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60