MAHULU – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan, memimpin Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Mahulu di Lamin Adat Ujoh Bilang, Kamis (23/7/2026).
Mengusung tema ‘Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan,’ peringatan tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak untuk memperoleh kasih sayang, perlindungan, pendidikan, dan ruang tumbuh yang sehat.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Mahulu Dr. Stephanus Madang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samson Batang, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Yohanes Andy Abeh, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Surianto, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Mahulu.
Dalam amanatnya, ia mengajak anak-anak Mahulu membangun masa depan melalui kebiasaan-kebiasaan positif yang dimulai dari lingkungan keluarga dan sekolah.
Menurutnya, karakter yang baik menjadi bekal utama untuk meraih cita-cita.
“Saya mengajak anak-anak Mahulu membangun masa depan melalui kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari. Rajin belajar dan berdoa, menghormati guru dan orang tua, menjaga kesehatan, berkata jujur, serta membangun pertemanan tanpa saling mengejek maupun menyakiti merupakan langkah sederhana yang akan membawa kalian menuju masa depan yang lebih baik,” kata Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap anak memiliki kelebihan dan potensi yang berbeda. Karena itu, anak-anak diminta untuk saling menghargai, tidak merendahkan teman, dan tidak merasa rendah diri terhadap kemampuan yang dimiliki.
Ia menegaskan bahwa anak tidak boleh memendam persoalan ketika menghadapi rasa takut, sedih, atau situasi yang membuat mereka tidak nyaman.
Menurutnya, orang tua dan guru harus menjadi tempat yang aman bagi anak untuk bercerita.
“Setiap anak memiliki kelebihan yang berbeda. Jangan merasa rendah diri ataupun meremehkan orang lain, tetapi saling menghargai dan memberikan semangat. Jika anak-anak merasa takut, sedih, atau tidak nyaman, jangan dipendam sendiri. Ceritakan kepada orang tua atau guru agar kalian mendapatkan pertolongan dan perlindungan,” ujarnya.
Rangkaian peringatan Hari Anak Nasional di Mahulu juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan, antara lain fashion show, menyanyi solo dan grup, tari solo dan beregu, serta lomba mewarnai.
Bupati memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat dan rasa percaya diri untuk tampil di hadapan masyarakat.
Menurut ia, perlombaan bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi menjadi sarana membangun keberanian, kreativitas, dan kepercayaan diri anak sejak usia dini.
“Menang dan kalah sudah biasa, tetapi kita harus mengapresiasi keberanian mereka untuk tampil di depan umum. Anak-anak telah mempersiapkan diri dengan baik dan berani menunjukkan kemampuannya. Itulah yang patut kita banggakan dan terus kita dukung,” jelasnya.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026, Pemkab Mahulu berharap seluruh pemangku kepentingan semakin memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih cita-citanya. (*)








