Mahulu Kawal Pembangunan PLTA, Wabup Suhuk Minta Jalan Proyek Bisa Dinikmati Masyarakat

MAHULU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) berharap percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan terus berlanjut hingga menjangkau kawasan hulu.

Selain mendukung konektivitas masyarakat, pembangunan tersebut juga menjadi bagian penting dalam menunjang proyek strategis Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang tengah dipersiapkan di wilayah Mahulu.

Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, mengatakan pembangunan infrastruktur mulai menunjukkan perkembangan positif.

Meski saat ini baru menjangkau kawasan ibu kota kabupaten, pemerintah daerah optimistis pembangunan akan terus berlanjut pada tahun mendatang.

“Syukur, saat ini sudah ada pembangunan yang masuk, meskipun baru menjangkau wilayah ibu kota. Harapan kami tahun depan pembangunan tersebut bisa terus berlanjut hingga ke wilayah hulu,” kata Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah juga terus mengawal proses pembangunan PLTA.

Sosialisasi kepada masyarakat telah dilakukan, sementara akses menuju lokasi proyek mulai dibangun untuk mendukung mobilisasi material dan alat berat.

Ia mengaku telah meninjau langsung hingga Kilometer 93, yang menjadi titik simpang menuju kawasan pembangunan PLTA, meski belum memasuki lokasi utama proyek.

“Untuk pembangunan PLTA, sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. Saya juga sudah meninjau langsung hingga Kilometer 93, yaitu lokasi simpang menuju kawasan pembangunan PLTA. Memang saya belum sempat masuk ke lokasi utama, tetapi akses jalannya sudah mulai dikerjakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan jalan tersebut diperlukan karena lokasi PLTA tidak dapat dijangkau melalui jalur Sungai Boh.

Oleh sebab itu, akses darat menjadi jalur utama untuk mendukung distribusi material pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Mahulu juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur agar jalan yang dibangun untuk kepentingan proyek nantinya tetap dapat dimanfaatkan masyarakat setelah pembangunan PLTA selesai.

“Jalan tersebut dibangun untuk mendukung pengangkutan material dan alat berat karena lokasi PLTA tidak memungkinkan diakses melalui Sungai Boh. Kami juga sudah meminta dukungan kepada Pemerintah Provinsi. Pak Gubernur juga telah menyampaikan agar jalan yang dibangun nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat setelah proyek selesai,” jelasnya.

Pemkab Mahulu berharap keberadaan proyek PLTA tidak hanya memperkuat pasokan energi di Kalimantan, tetapi juga menjadi momentum percepatan pembangunan infrastruktur yang membuka akses wilayah pedalaman, meningkatkan mobilitas masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan hulu Mahakam. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60