Kemarau Tak Ganggu Pasokan di Long Apari, Wabup Mahulu Dorong Percepatan Infrastruktur Perbatasan

MAHULU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat di wilayah hulu tetap aman meski sempat dilanda musim kemarau.

Kondisi tersebut diperoleh setelah pemerintah daerah melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, khususnya di wilayah Long Apari.

Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, mengatakan musim kemarau yang terjadi beberapa waktu lalu memang sempat menimbulkan kekhawatiran terhadap distribusi logistik.

Namun, hasil pemantauan menunjukkan stok kebutuhan masyarakat masih mencukupi.

“Puji Tuhan, beberapa waktu lalu memang sempat terjadi musim kemarau yang cukup panjang. Kami langsung berkoordinasi dengan Camat Long Apari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok kebutuhan masyarakat masih tersedia,” kata Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, kondisi distribusi barang kini mulai kembali normal seiring datangnya musim hujan yang meningkatkan debit sungai sebagai jalur transportasi utama menuju wilayah pedalaman.

Ia menilai kemarau yang terjadi tidak berlangsung terlalu lama sehingga dampaknya terhadap pasokan logistik relatif kecil.

“Sekarang musim hujan sudah mulai datang sehingga distribusi barang kembali berjalan lebih lancar. Kemarau kemarin tidak memberikan dampak yang terlalu besar karena durasinya tidak terlalu panjang,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa tantangan utama Mahulu saat ini masih berada pada keterbatasan infrastruktur, terutama akses jalan menuju kawasan perbatasan.

Menurutnya, pemerintah daerah masih memusatkan anggaran untuk pembenahan akses di ibu kota kabupaten sehingga membutuhkan dukungan dari pemerintah yang lebih tinggi.

“Harapan kami, pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan terus dipercepat. Memang saat ini Mahulu masih menghadapi keterbatasan anggaran karena fokus memperbaiki akses jalan di wilayah ibu kota kabupaten. Ke depan kami berharap ada dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur maupun APBN,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Mahulu berharap percepatan pembangunan infrastruktur dapat memperkuat konektivitas antarkawasan, memperlancar distribusi kebutuhan pokok, serta membuka akses ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan dan pedalaman. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60