Akses Jalan PLTA Ditarget Tembus Kilometer 122, Wabup Mahulu Dorong Percepatan demi Warga Perbatasan

MAHULU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) berharap pembangunan akses jalan menuju proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) tidak hanya mendukung kebutuhan konstruksi, tetapi juga menjadi infrastruktur strategis yang membuka keterisolasian wilayah perbatasan.

Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, mengatakan ruas jalan yang saat ini dibangun direncanakan tidak berhenti di Kilometer 93 sebagai titik simpang menuju lokasi PLTA.

Pembangunan akan diteruskan hingga Kilometer 122 yang berbatasan dengan wilayah Kalimantan Utara.

“Jalan tersebut tidak hanya sampai Kilometer 93, tetapi direncanakan berlanjut hingga Kilometer 122 yang merupakan wilayah perbatasan,” kata Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, Selasa (4/8/2026).

Ia mengungkapkan telah meninjau langsung kondisi pembangunan jalan tersebut bersama Wakil Gubernur Kalimantan Utara.

Dari hasil peninjauan, akses jalan mulai terbuka dan dapat dilalui, meski kualitasnya masih memerlukan penyempurnaan.

Menurutnya, perkembangan itu menjadi langkah awal yang positif untuk meningkatkan konektivitas antardaerah yang selama ini masih terbatas.

“Saya juga sempat meninjau lokasi tersebut bersama Wakil Gubernur Kalimantan Utara. Syukur, akses jalannya sudah mulai terbuka meskipun belum sepenuhnya baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap pihak pelaksana proyek PLTA dapat mempercepat penyelesaian pembangunan jalan karena manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di wilayah perbatasan Mahakam Ulu dan Kabupaten Malinau.

Ia menilai keberadaan jalan tersebut akan memperlancar distribusi kebutuhan pokok serta membuka akses bagi masyarakat di kampung-kampung yang selama ini masih sulit dijangkau.

“Harapan kami, pihak pelaksana pembangunan PLTA dapat terus mempercepat pekerjaan jalan tersebut karena masyarakat, khususnya di wilayah Malinau dan Kampung Mamahak, sangat membutuhkan akses jalan itu, terutama untuk distribusi sembako. Jika masyarakat Mahulu saja masih menghadapi keterbatasan akses, tentu saudara-saudara kita di daerah yang lebih pelosok lagi lebih membutuhkannya,” jelasnya.

Pemkab Mahulu berharap pembangunan jalan pendukung proyek PLTA dapat memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi kelancaran proyek energi nasional, tetapi juga sebagai penghubung baru yang memperkuat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. (*)

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60