MAHULU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Komitmen tersebut menjadi salah satu fokus dalam penyusunan Dokumen Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS) sebagai pedoman jangka panjang pengelolaan sampah di Mahulu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Mahulu, Dr. Stephanus Madang, mengatakan Mahakam Ulu memiliki posisi strategis sebagai salah satu kawasan penyangga lingkungan yang berperan penting dalam menjaga ekosistem.
Menurutnya, predikat tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga membawa tanggung jawab besar untuk menjaga kelestarian alam.
“Kedudukan Mahulu sebagai salah satu paru-paru dunia tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menghadirkan tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian lingkungan. Karena itu, setiap langkah pembangunan perlu memperhatikan keseimbangan antara kemajuan daerah dan kelestarian lingkungan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat saat ini maupun generasi yang akan datang,” kata Sekretaris Daerah Mahulu, Dr. Stephanus Madang.
Ia menilai pengelolaan sampah merupakan bagian penting dari pembangunan berkelanjutan. Karena itu, penyelesaiannya tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kerja sama lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat.
“Keberhasilan pengelolaan sampah memerlukan komitmen dan sinergi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan tidak hanya berada di tangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Seluruh organisasi perangkat daerah, pemerintah kampung, pelaku usaha, hingga masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.
“Tanggung jawab tersebut tidak hanya berada pada Dinas Lingkungan Hidup, tetapi membutuhkan keterlibatan perangkat daerah, pemerintah kampung, pelaku usaha, dan masyarakat,” ucapnya.
Melalui penyusunan Dokumen Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS), Pemkab Mahulu berharap lahir kebijakan yang mampu memperkuat tata kelola persampahan secara terpadu.
Sinergi seluruh pemangku kepentingan diharapkan menjadi fondasi dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung terwujudnya visi Mahulu Melaju: Maju, Merata, dan Berkelanjutan. (*)








