Pendapatan Transfer dan Proyek Fisik Hambat Realisasi APBD Mahulu, Pemkab Bidik Akselerasi Semester II

MAHULU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) menyampaikan Laporan Realisasi Semester Pertama APBD Tahun Anggaran 2026 beserta Prognosis Enam Bulan Berikutnya dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Sidang II DPRD Kabupaten Mahulu yang digelar di Ballroom Hotel Fugo Samarinda, Jumat (17/7/2026).

Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan, sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

Selain memaparkan capaian pelaksanaan APBD hingga pertengahan tahun, pemerintah juga menjelaskan berbagai tantangan yang memengaruhi realisasi pendapatan maupun belanja daerah.

Dalam laporannya, ia mengungkapkan bahwa realisasi APBD hingga 30 Juni 2026 belum sepenuhnya mencapai target yang telah ditetapkan.

Salah satu penyebab utamanya adalah belum terealisasinya sebagian pendapatan transfer dari pemerintah pusat.

“Realisasi APBD hingga 30 Juni 2026 belum sepenuhnya mencapai target yang direncanakan. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya belum terealisasinya sebagian pendapatan transfer dari Pemerintah Pusat karena masih dalam proses pemenuhan persyaratan penyaluran sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan.

Selain faktor pendapatan, ia menjelaskan kebijakan efisiensi belanja daerah turut memengaruhi pelaksanaan sejumlah program dan kegiatan.

Di sisi lain, beberapa proyek fisik masih berada dalam tahap pengadaan maupun penyelesaian pekerjaan sehingga realisasi keuangannya belum dapat dicatat pada semester pertama.

“Kebijakan efisiensi belanja daerah berdampak pada penyesuaian pelaksanaan sejumlah program dan kegiatan sehingga memengaruhi kecepatan penyerapan anggaran pada semester pertama. Di sisi lain, masih terdapat beberapa paket pekerjaan yang dalam proses pengadaan serta kegiatan fisik yang belum selesai sehingga realisasi keuangan atas kegiatan tersebut belum dapat dibukukan,” ujarnya.

Meski demikian, Pemkab Mahulu menegaskan akan mempercepat pelaksanaan program pada semester kedua agar target pembangunan dapat tercapai sesuai perencanaan.

Pemerintah juga berharap laporan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi bersama dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan APBD.

“Pemkab Mahulu berkomitmen melakukan percepatan penyerapan anggaran pada semester kedua. Melalui laporan ini diharapkan dapat memberikan gambaran umum terkait pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026, sementara rincian lebih lengkap tertuang dalam dokumen resmi yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari laporan tersebut,” jelasnya.

Melalui evaluasi semester pertama ini, Pemkab Mahulu berharap pelaksanaan APBD pada paruh kedua tahun 2026 dapat berjalan lebih optimal.

Percepatan penyaluran anggaran, penyelesaian proyek fisik, serta masuknya dana transfer dari pemerintah pusat dan provinsi diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik bagi masyarakat Mahakam Ulu. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60