MAHULU — Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, memperkuat penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya membangun sistem merit dalam pengelolaan aparatur.
Penguatan tersebut dilakukan melalui sejumlah langkah, mulai dari penyempurnaan regulasi hingga pemenuhan aspek teknis yang menjadi fondasi penerapan Manajemen Talenta di lingkungan Pemkab Mahulu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Mahulu, Dr. Stephanus Madang, mengatakan perkembangan implementasi Manajemen Talenta telah dipaparkan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Dalam paparan tersebut, Pemkab Mahulu menjelaskan berbagai tahapan yang telah dilakukan, termasuk penguatan regulasi, pembentukan kelembagaan, pelaksanaan profiling ASN, hingga pemenuhan aspek teknis.
“Pemkab Mahulu kemudian memaparkan perkembangan implementasi Manajemen Talenta sebagai bagian dari penguatan sistem merit di daerah,” katanya.
Menurutnya, penerapan Manajemen Talenta tidak hanya membutuhkan regulasi dan kelembagaan, tetapi juga ditopang kualitas data ASN yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Karena itu, berbagai masukan yang diberikan BKN menjadi bahan evaluasi bagi Pemkab Mahulu untuk menyempurnakan proses implementasi Manajemen Talenta.
Pemkab Mahulu berkomitmen segera menindaklanjuti masukan tersebut, terutama melalui peningkatan kualitas dan kelengkapan data ASN.
“Komitmen Pemkab Mahulu untuk segera menindaklanjuti berbagai masukan yang diberikan BKN melalui penyempurnaan kualitas data ASN sebagai bagian dari penguatan implementasi Manajemen Talenta,” ujarnya.
Ia menilai Manajemen Talenta menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan ASN dilakukan berdasarkan kompetensi, potensi, kinerja, serta kebutuhan organisasi.
Penerapan sistem tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah menempatkan dan mengembangkan ASN secara lebih tepat sesuai kapasitas dan kebutuhan organisasi.
Karena itu, penyempurnaan data dan profiling ASN menjadi bagian penting dalam membangun basis pengelolaan talenta yang lebih terukur.
“Masukan yang disampaikan Bapak Herman menjadi perhatian kami,” ucapnya.
Pemkab Mahulu selanjutnya akan melakukan tindak lanjut terhadap berbagai catatan tersebut agar penerapan Manajemen Talenta dapat berjalan lebih optimal.
Langkah tersebut diharapkan memperkuat sistem merit sekaligus mendorong pengelolaan ASN yang lebih profesional, objektif, dan sesuai kebutuhan pembangunan daerah. (*)








