MAHULU — Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, mulai memperkuat peran Rukun Tetangga (RT) dan kelompok Dasawisma sebagai ujung tombak pembangunan di tingkat kampung.
Upaya tersebut ditandai dengan peluncuran Program Rukun Tetangga (RT) dan Dasawisma melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada pemerintah kampung berbasis RT se-Kecamatan Laham dan Long Hubung.
Kegiatan berlangsung di Amin Ayaq Ida’ang Bulan, Kampung Long Hubung, Kecamatan Long Hubung, Jumat (3/7/2026), dan dihadiri Bupati Mahulu Angela Idang Belawan.
Melalui program tersebut, Pemkab Mahulu mengalokasikan BKK yang bersumber dari APBD sebesar Rp 100 juta untuk setiap RT, dengan besaran yang disesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Sementara itu, untuk kegiatan Dasawisma, pemerintah daerah mengalokasikan bantuan maksimal Rp 10 juta.
Ia mengatakan, program tersebut harus dipahami secara baik oleh para Petinggi Kampung agar pelaksanaannya dapat berjalan sesuai tujuan.
“Ikuti dengan sungguh-sungguh, catat hal-hal penting, dan jangan ragu bertanya apabila masih ada yang belum dipahami,” katanya saat memberikan arahan kepada para Petinggi Kampung di Kecamatan Laham dan Long Hubung.
Menurutnya, penguatan kelembagaan RT dan Dasawisma menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan.
Program tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga terlibat secara aktif sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan di lingkungan masing-masing.
“Melalui program ini, diharapkan penguatan kelembagaan RT dan Dasawisma dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kampung,” ujarnya.
Dengan dukungan BKK, pemerintah kampung diharapkan mampu mengoptimalkan program berbasis kebutuhan masyarakat di tingkat RT dan kelompok Dasawisma.
Ia menekankan, keberadaan anggaran tersebut harus diikuti dengan pengelolaan yang baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Program ini diharapkan dapat mendukung percepatan pembangunan yang merata di Kabupaten Mahakam Ulu,” tuturnya.
Peluncuran program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Mahulu memperkuat pembangunan dari tingkat paling dekat dengan masyarakat.
Dengan penguatan RT dan Dasawisma, pemerintah daerah berharap pembangunan kampung dapat berlangsung lebih partisipatif sekaligus menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih merata. (*)








