MAHULU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) memperkuat penyusunan kebijakan pembangunan berbasis riset melalui presentasi laporan akhir tujuh kajian strategis hasil kerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mahakam Ulu, Dr. Stephanus Madang, di Ruang Rapat Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Mahakam Ulu, Kamis (16/7/2026).
Presentasi tersebut menjadi forum penyampaian hasil akhir berbagai kajian strategis yang telah disusun oleh tim tenaga ahli UNESA sebagai bahan masukan dalam mendukung perencanaan pembangunan serta perumusan kebijakan di Kabupaten Mahakam Ulu.
Adapun tujuh kajian yang dipresentasikan meliputi Revitalisasi Koperasi Petani dan Model Kewirausahaan Agribisnis, Inovasi Perlindungan Masyarakat pada Wilayah Perbatasan, Hilirisasi Produk Unggulan Lokal dan Dampaknya terhadap PDRB Daerah, Ekowisata Sungai Mahakam Ulu Integrasi Alam dan Budaya, Optimalisasi Alokasi Dana Kampung per Tahun untuk Peningkatan Kesejahteraan, Penguatan Dasawisma dalam Ketahanan Sosial dan Ekonomi Keluarga, serta Strategi Penguatan Ketahanan Keluarga dalam Pencegahan Stunting.
Sekretaris Daerah Mahakam Ulu, Dr. Stephanus Madang, mengatakan hasil kajian tersebut diharapkan menjadi landasan dalam menghasilkan kebijakan pembangunan yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan daerah.
“Tujuh kajian strategis ini diharapkan menjadi dasar yang kuat dalam mendukung perencanaan pembangunan dan perumusan kebijakan di Kabupaten Mahakam Ulu sehingga setiap program yang dijalankan benar-benar berbasis data dan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Dalam kegiatan itu, masing-masing tim tenaga ahli memaparkan hasil kajian sesuai bidangnya, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama perangkat daerah.
Forum tersebut menjadi ruang untuk memberikan masukan sekaligus menyempurnakan rekomendasi yang telah disusun.
“Melalui diskusi bersama perangkat daerah, kami ingin memastikan setiap rekomendasi yang dihasilkan dapat diimplementasikan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Mahakam Ulu,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bappelitbangda Kabupaten Mahakam Ulu, Yohanes Andy Abeh, bersama Tim Tenaga Ahli Universitas Negeri Surabaya yang terdiri atas Dr. Riyadi, Dr. Rofik Jalal Rosyanafii, Eko Satriya Hermawan, Dian Ayu Larasati, dan Mahmud.
Presentasi laporan akhir ini diharapkan menjadi pijakan bagi pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan yang lebih inovatif, terukur, dan berkelanjutan. (*)








