MAHULU – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan, menegaskan pentingnya komitmen seluruh perangkat daerah dalam membangun tata kelola data yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hal itu disampaikannya saat memberikan arahan mengenai penguatan implementasi Satu Data Indonesia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu.
Ia menilai keberhasilan implementasi Satu Data Indonesia tidak hanya bergantung pada kecanggihan sistem, tetapi juga pada komitmen seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menghasilkan data yang berkualitas dan terintegrasi.
Ia meminta setiap perangkat daerah memastikan data yang dikelola telah memenuhi standar, dilengkapi metadata, serta dapat saling terhubung dengan sistem yang dimiliki instansi lain.
“Pertama, seluruh perangkat daerah diminta berkomitmen penuh mendukung implementasi Satu Data Indonesia dengan memastikan kesesuaian standar, metadata, dan interoperabilitas data. Kedua, memperkuat sinergi antara Wali Data, Produsen Data, dan Simpul Jaringan Informasi Geospasial Daerah guna menghindari duplikasi serta tumpang tindih data antar sektor. Ketiga, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola data menjadi prioritas, khususnya dalam penguasaan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG),” katanya, Selasa (4/8/2026).
Selain aspek teknis, ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan data merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas operator.
Menurutnya, pimpinan perangkat daerah harus memahami proses penyusunan dan pengelolaan data di unit kerja masing-masing agar pengambilan keputusan berjalan tepat.
“Saya mengingatkan bahwa tanggung jawab pengelolaan data tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada operator semata. Kepala perangkat daerah dan para kepala bidang wajib memahami proses dan substansi pengelolaan data di unit kerja masing-masing,” ujarnya.
Ia mengaku masih menemukan praktik di mana operator bekerja tanpa arahan yang memadai, bahkan harus mengambil keputusan yang seharusnya menjadi kewenangan pimpinan.
Kondisi tersebut, menurutnya, perlu segera diperbaiki agar tata kelola pemerintahan semakin profesional.
“Saya minta kepala perangkat daerah dan kepala bidang benar-benar memahami pekerjaan operator. Jangan sampai operator bekerja sendiri tanpa arahan,” jelasnya.
Bupati berharap penguatan koordinasi antarlembaga, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta keterlibatan aktif para pimpinan OPD mampu mewujudkan sistem data yang lebih akurat, terintegrasi, dan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan di Kabupaten Mahakam Ulu. (*)








