SENDAWAR – Bunda PAUD Kabupaten Kutai Barat, Maria Christina Mozes Edwin, menegaskan komitmennya memperkuat perlindungan anak melalui program parenting bagi para orang tua.
Langkah tersebut disiapkan sebagai respons terhadap masih maraknya kasus kekerasan dan perundungan yang menimpa anak-anak.
Ia mengatakan keluarga memiliki peran utama dalam membentuk karakter sekaligus menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.
Karena itu, edukasi kepada orang tua dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah berbagai bentuk kekerasan sejak dini.
“Kasus kekerasan terhadap anak masih sering terjadi. Selain itu, ada juga perundungan yang menjadi perhatian kita bersama. Karena itu, Bunda PAUD Kabupaten Kutai Barat dalam waktu dekat akan melaksanakan kegiatan parenting bagi para orang tua,” katanya, Sabtu (25/7/2026).
Menurutnya, kegiatan parenting tersebut akan diisi dengan sosialisasi dan edukasi mengenai pola asuh yang positif serta pentingnya menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan, baik di rumah maupun di lingkungan sekitar.
Ia juga mengajak seluruh orang tua untuk semakin peduli terhadap hak-hak anak dengan memberikan kasih sayang dan perlindungan yang optimal.
“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua untuk menyayangi, merawat, dan melindungi anak-anak kita, serta menjauhkan mereka dari kekerasan maupun perundungan,” ujarnya.
Selain menyoroti upaya pencegahan kekerasan, ia mengapresiasi antusiasme peserta dalam Festival Hari Anak Nasional 2026.
Kegiatan tersebut diikuti perwakilan PAUD dari 16 kecamatan dengan delapan cabang perlombaan yang bertujuan mengembangkan kreativitas, keberanian, dan rasa percaya diri anak.
Ia memastikan festival tersebut akan terus menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat sebagai bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang anak.
“Kegiatan ini akan terus kami laksanakan secara rutin dari tahun ke tahun. Festival ini merupakan salah satu wujud kasih sayang dan kepedulian kita terhadap anak-anak, sekaligus menjadi sarana untuk mendukung tumbuh kembang mereka,” jelasnya.
Melalui penyelenggaraan Festival Hari Anak Nasional dan rencana pelaksanaan program parenting, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung lahirnya generasi yang sehat, cerdas, serta berkarakter. (*)




