YOGYAKARTA – Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) mulai didorong masuk lebih jauh ke ruang kelas.
Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tim B2 Kelas Informatika B Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggandeng guru SMK Negeri 5 Yogyakarta untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Canva AI.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Proyek Kepemimpinan bertajuk “Optimalisasi Canva dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Interaktif bagi Guru SMK Negeri 5 Yogyakarta” yang akan digelar pada 18 September 2026 di SMK Negeri 5 Yogyakarta.
Kegiatan tersebut menyasar guru mata pelajaran di lingkungan SMK Negeri 5 Yogyakarta.
Tujuannya bukan sekadar mengenalkan teknologi, tetapi mendorong guru mengoptimalkan Canva Pro yang telah tersedia di sekolah untuk menghasilkan media pembelajaran yang lebih interaktif, terstruktur, dan berpusat pada peserta didik.
Selama ini, Canva kerap dimanfaatkan untuk membuat bahan presentasi maupun materi dengan tampilan visual yang menarik.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa PPG Calon Guru ingin mendorong pemanfaatan Canva ke tahap yang lebih jauh, yakni sebagai sarana untuk membangun pengalaman belajar yang utuh.
Peserta akan diajak mengikuti tahapan mulai dari pengenalan konsep, eksplorasi fitur Canva AI, praktik pembuatan media, hingga pendampingan.
Guru tidak hanya belajar membuat materi yang menarik secara visual, tetapi juga menyusun media yang terintegrasi dengan alur pembelajaran.
Setiap peserta akan didampingi untuk membuat media pembelajaran yang memuat sejumlah komponen, mulai dari pretest, penyajian materi, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), hingga posttest.
Ketua Tim B2 Kelas Informatika B, Ilham Kurnia Septiadi, mengatakan penggunaan teknologi dalam pembelajaran seharusnya tidak berhenti pada persoalan tampilan.
Menurutnya, teknologi perlu diarahkan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa.
“Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini, pembelajaran di kelas dapat menerapkan tiga prinsip pembelajaran mendalam, yaitu bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan,” katanya.
Ia berharap media yang dikembangkan para guru melalui kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa SMK Negeri 5 Yogyakarta.
“Harapannya, media pembelajaran yang dibuat tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga dapat menghadirkan pengalaman belajar yang baru bagi murid SMKN 5 Yogyakarta,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa PPG Calon Guru untuk belajar mengambil peran sebagai calon pendidik yang mampu membawa inovasi ke lingkungan sekolah.
“Bagi kami sebagai mahasiswa PPG Calon Guru, kegiatan ini juga menjadi pengalaman untuk mengasah jiwa kepemimpinan dan belajar menginisiasi perubahan positif melalui teknologi pembelajaran,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan sambutan Ketua Panitia, Dosen Pembimbing Lapangan, dan Kepala SMK Negeri 5 Yogyakarta.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi inti berupa praktik pembuatan media pembelajaran menggunakan Canva AI yang dipandu oleh mahasiswa PPG Calon Guru Tim B2.
Setelah praktik, peserta akan mengikuti sesi review dan presentasi hasil karya.
Produk yang dihasilkan diharapkan tidak berhenti sebagai hasil pelatihan, tetapi dapat dikembangkan dan digunakan dalam proses pembelajaran di kelas.
Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa PPG Calon Guru Tim B2 Kelas Informatika B UNY tidak hanya menjalankan proyek kepemimpinan, tetapi juga membangun ruang kolaborasi dengan guru untuk memperkuat kompetensi pedagogis dan profesional dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah kecil untuk mendorong transformasi pembelajaran di sekolah, dari penggunaan teknologi sebagai alat bantu visual menuju pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari pengalaman belajar yang interaktif, bermakna, dan menyenangkan. (*)








