Petinggi Baru Diminta Buktikan Amanah Lewat Kerja Nyata, Potensi Kampung Harus Digarap

MAHULU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) mengingatkan para petinggi kampung agar menjadikan amanah masyarakat sebagai tanggung jawab yang harus diwujudkan melalui kerja nyata.

Seorang pemimpin juga diminta tidak mudah patah semangat ketika menghadapi kritik maupun berbagai tantangan selama menjalankan tugas.

Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Mahulu, Kristina Tening, mengatakan menjadi pemimpin berarti harus siap menghadapi berbagai penilaian dari masyarakat, namun hal itu tidak boleh mengurangi semangat untuk melayani.

“Namun hal itu jangan membuat kita berhenti atau menyerah. Justru itu harus menjadi pemacu semangat, niat, dan panggilan untuk terus mengabdi kepada masyarakat. Itulah makna yang sebenarnya ingin beliau sampaikan,” katanya, Senin (3/8/2026).

Ia juga mengucapkan selamat kepada petinggi yang baru dilantik dan berharap kepercayaan yang telah diberikan masyarakat dapat dijalankan dengan penuh integritas dan tanggung jawab.

“Kepada petinggi baru yang telah terpilih, semoga amanah yang diberikan masyarakat dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pertama-tama saya ingin menyampaikan bahwa semua ini adalah tuntunan Tuhan,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa setiap pemimpin memiliki kesempatan untuk menghadirkan perubahan melalui program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, potensi yang dimiliki kampung harus mampu diterjemahkan menjadi program pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.

Ia pun mengingatkan agar pemerintah kampung tidak hanya bergantung pada dana transfer, tetapi juga mulai memikirkan strategi pengembangan Pendapatan Asli Desa (PAD) melalui pemanfaatan potensi lokal.

“Banyak hal sebenarnya yang ingin saya sampaikan. Saya tidak akan mengulangi apa yang sudah disampaikan oleh Ibu Bupati terkait Pendapatan Asli Desa (PAD). Banyak potensi desa yang dapat digali dan diprioritaskan untuk menjadi bukti kerja nyata,” tuturnya.

Menurutnya, kepemimpinan yang berhasil bukan hanya diukur dari banyaknya program yang direncanakan, tetapi dari kemampuan menghadirkan perubahan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Karena itu, ia berharap petinggi yang baru mampu membangun inovasi, menggali potensi desa, dan memperkuat pelayanan publik sehingga pembangunan kampung berjalan lebih mandiri, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60