MAHULU – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, mendorong sektor pariwisata menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dengan memanfaatkan kekayaan alam dan budaya lokal.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Mahulu (Asisten I), drg. Agustinus Teguh Santoso, mengatakan Mahulu memiliki potensi wisata yang besar, mulai dari keindahan alam hingga kekayaan budaya masyarakat.
Menurut dia, kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Mahulu merupakan aset penting yang perlu dijaga sekaligus dipromosikan secara berkelanjutan.
“Kabupaten kita dianugerahi kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Ini adalah aset berharga yang harus kita jaga dan promosikan secara berkelanjutan,” katanya, Senin (6/7/2026).
Pengembangan pariwisata dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah ‘Mahulu Melaju: Maju, Merata dan Berkelanjutan’.
Pemerintah Kabupaten Mahulu terus mendorong sektor tersebut agar tidak hanya meningkatkan daya tarik daerah, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.
Menurutnya, pariwisata memiliki efek berganda karena dapat membuka lapangan kerja, mendorong perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Sejalan dengan visi ‘Mahulu Melaju: Maju, Merata dan Berkelanjutan’, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu terus mendorong sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi, yang mampu membuka lapangan kerja, mengembangkan UMKM, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Di tengah perkembangan teknologi digital, pemerintah daerah juga melihat generasi muda memiliki peran strategis dalam memperkenalkan potensi wisata Mahulu kepada khalayak yang lebih luas.
Peran tersebut salah satunya dapat dijalankan melalui Duta Wisata dan Putri Pariwisata yang dinilai memiliki ruang besar untuk mempromosikan destinasi, budaya, serta berbagai potensi daerah melalui platform digital.
Ia berharap para finalis tidak hanya menjalankan peran seremonial, tetapi mampu menjadi representasi Mahulu yang kreatif dan aktif di ruang digital.
“Saya berharap Duta Wisata dan Putri Pariwisata mampu menjadi digital ambassador yang kreatif, inovatif, dan aktif mempromosikan Mahakam Ulu ke tingkat regional, nasional bahkan internasional,” jelasnya.
Ia juga berpesan agar para finalis menjadikan ajang tersebut sebagai ruang pengabdian kepada daerah, bukan semata-mata mengejar prestasi atau gelar.
Dengan demikian, keberadaan Duta Wisata dan Putri Pariwisata diharapkan dapat ikut memperkuat promosi pariwisata Mahulu sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Penguatan promosi berbasis digital menjadi semakin penting agar potensi alam dan budaya Mahulu dapat dikenal lebih luas tanpa mengabaikan prinsip pelestarian dan keberlanjutan. (*)








