MAHULU — Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, mempercepat upaya membuka akses jalan menuju wilayah Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai di tengah kondisi kemarau yang mulai mengganggu akses transportasi masyarakat.
Bupati Mahulu Angela Idang Belawan mengatakan, pemerintah daerah saat ini terus memantau kondisi masyarakat di wilayah hulu Mahakam seiring status Mahulu yang telah memasuki tahap siaga dan bersiap menuju tahap tanggap darurat.
Hal itu disampaikannya seusai pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Alun-alun Tribun Ujoh Bilang, Senin (17/8/2026).
“Saya ingin mengetahui kondisi Mahakam Ulu, terutama karena saat ini kita sudah memasuki musim kemarau. Status kita sekarang sudah berada pada tahap siaga dan akan masuk ke tahap tanggap darurat,” katanya.
Kondisi kemarau menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena akses menuju sejumlah wilayah di pedalaman Mahulu masih menghadapi keterbatasan.
Long Apari dan Long Pahangai menjadi dua wilayah yang mendapat perhatian khusus.
Pemerintah berupaya membuka akses jalan agar mobilitas masyarakat dan distribusi kebutuhan pokok tetap dapat berjalan.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah membuka jalur dari Long Pakak menuju Tiong Ohang dan sebaliknya.
Menurutnya, pemerintah tidak harus menunggu pembangunan jalan permanen untuk memastikan masyarakat memiliki akses transportasi. Pembukaan jalan tanah untuk sementara dinilai dapat menjadi solusi awal.
“Tidak apa-apa jika untuk sementara kita membuka akses dengan jalan tanah terlebih dahulu. Yang penting pembukaan jalan tersebut dapat dilakukan,” ujarnya.
Upaya membuka akses tersebut juga dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Bantuan alat berat menjadi salah satu dukungan yang dibutuhkan untuk mempercepat pekerjaan di lapangan.
Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memberikan dukungan untuk membantu Mahulu menghadapi persoalan akses akibat kondisi geografis dan kemarau.
Menurut dia, Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim turut mendorong pembukaan akses melalui dukungan peralatan dan bantuan lainnya.
“Sampai saat ini, upaya tersebut masih dilakukan oleh Pak Gubernur dan Pak Wagub untuk membantu kita, terutama dalam memberikan bantuan alat berat dan dukungan lainnya untuk pembukaan jalan tersebut,” ucapnya.
Ia menambahkan, pembukaan akses tersebut merupakan langkah awal.
Setelah jalur dapat dibuka dan digunakan masyarakat, pemerintah akan berupaya meningkatkan kualitas jalan secara bertahap.
“Jalan tersebut masih terus diupayakan agar ke depan dapat ditingkatkan dan diperbaiki,” tuturnya. (*)








