MAHULU — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mulai terasa di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur.
Sebanyak 21 tim futsal ambil bagian dalam rangkaian perlombaan yang dibuka Pemerintah Kabupaten Mahulu di Lapangan Tribun Ujoh Bilang, Rabu (12/8/2026).
Bupati Mahulu Angela Idang Belawan yang diwakili Wakil Bupati Mahulu Suhuk, secara resmi membuka rangkaian perlombaan tersebut.
Selain futsal, perayaan kemerdekaan juga diramaikan pertandingan voli terpal, lomba lari, permainan tradisional, perlombaan anak-anak tingkat sekolah dasar, hingga pasar malam.
Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, persaudaraan, dan semangat gotong royong.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Suhuk, disampaikan bahwa peringatan kemerdekaan harus diterjemahkan melalui kegiatan positif yang mampu memperkuat persatuan masyarakat.
“Saya menyambut baik dan mengapresiasi panitia penyelenggara yang telah menyiapkan berbagai cabang perlombaan. Mulai dari pertandingan futsal, voli terpal, adu lari, hingga berbagai permainan tradisional,” katanya dalam sambutannya.
Menurutnya, setiap perlombaan memiliki nilai lebih dari sekadar kompetisi.
Kegiatan tersebut menjadi sarana membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, serta kekompakan masyarakat.
Ia meminta seluruh peserta bertanding dengan penuh semangat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Tunjukkan semangat juang yang tinggi, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan ajang ini sebagai ruang mempererat persaudaraan, bukan sebagai arena perselisihan. Kemenangan adalah bonus, namun kebersamaan adalah tujuan yang lebih utama,” ucapnya.
Semarak HUT RI ke-81 di Mahulu tidak hanya diisi kegiatan olahraga.
Pemerintah daerah juga memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka.
Ia mengatakan keterlibatan UMKM menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat tetap bergerak di tengah tantangan musim kemarau.
“UMKM merupakan bukti nyata bahwa denyut perekonomian rakyat terus bergerak. Ini sekaligus menjadi wujud kemandirian ekonomi yang patut kita dukung bersama, sekalipun kita sedang menghadapi tantangan musim kemarau,” tuturnya.
Pemkab Mahulu berkomitmen memberikan ruang dan dukungan bagi usaha masyarakat agar terus tumbuh.
Aktivitas ekonomi tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT RI sebagai pemicu untuk terus bekerja, berkarya, dan bergotong royong membangun daerah.
“Marilah kita jadikan semangat kemerdekaan sebagai pemicu untuk terus bekerja, berkarya, dan bergotong royong membangun Mahakam Ulu Melaju, Maju Merata dan Berkelanjutan,” ujarnya.
Perwakilan panitia pelaksana dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Mahulu, Joko, mengatakan rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi lintas pihak.
Kegiatan berpedoman pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Disparpora Mahulu Tahun Anggaran 2026 dan melibatkan perangkat daerah, AFI, KONI, pihak kampung, serta Karang Taruna Ujoh Bilang.
Turnamen futsal menjadi salah satu agenda utama. Pertandingan berlangsung selama empat hari, 12-15 Agustus 2026, dan diikuti 21 tim yang terdiri dari 17 tim putra serta empat tim putri.
Selain futsal, kegiatan juga mencakup pasar malam, voli terpal, perlombaan anak-anak tingkat sekolah dasar, serta lomba lari estafet yang diselenggarakan bersama KONI.
Ia mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga sekaligus menjadi wadah pencarian atlet muda potensial.
“Harapannya dari kegiatan turnamen ini, masyarakat Kabupaten Mahulu dapat bersama-sama memeriahkan HUT RI ke-81 sekaligus memberikan semangat kepada atlet-atlet muda potensial yang nantinya dapat menjadi wakil Kabupaten Mahulu pada kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional,” jelasnya.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Mahulu berharap perayaan HUT RI ke-81 tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga meninggalkan manfaat berupa semakin kuatnya persatuan masyarakat dan munculnya bibit-bibit atlet baru dari Mahulu. (*)








