MAHULU – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan, menegaskan pentingnya tata kelola pemerintahan kampung yang selaras dengan arah pembangunan daerah, transparan dalam pengelolaan keuangan, serta menjunjung tinggi integritas.
Pesan tersebut disampaikan kepada para petinggi kampung sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Ia mengatakan setiap kampung harus menyusun program pembangunan yang sejalan dengan prioritas pembangunan Kabupaten Mahakam Ulu.
Menurutnya, sinkronisasi tersebut diperlukan agar pembangunan di tingkat kampung mampu memberikan dampak nyata terhadap kemajuan daerah secara keseluruhan.
Selain itu, para petinggi didorong untuk menggali potensi Pendapatan Asli Desa (PAD) melalui pengembangan lembaga ekonomi kampung sehingga desa tidak hanya bergantung pada dana transfer pemerintah.
“Sinkronisasi tersebut diperlukan agar arah pembangunan kampung sejalan dengan prioritas pembangunan Kabupaten Mahakam Ulu. Selain itu, para Petinggi diminta menggali potensi Pendapatan Asli Desa (PAD) serta mengoptimalkan lembaga ekonomi yang ada di kampung,” kata Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan, Selasa (21/7/2026).
Ia juga mengingatkan bahwa dana desa merupakan amanah yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.
Ia menegaskan tidak akan mentoleransi praktik penyimpangan anggaran maupun tindakan yang merugikan masyarakat.
“Pengelolaan dana desa harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Jangan melakukan penyimpangan terhadap dana desa dan jangan melakukan pungutan liar maupun gratifikasi. Saya tidak ingin amanah ini justru menjadi celah bagi para Petinggi untuk menyalahgunakan dana desa,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia meminta para petinggi membangun hubungan kerja yang harmonis dengan Badan Permusyawaratan Kampung (BPK).
Menurutnya, kemitraan yang baik antara pemerintah kampung dan BPK menjadi faktor penting dalam menciptakan pemerintahan yang efektif, demokratis, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Saya mengingatkan para Petinggi agar mengedepankan budaya kebersamaan dan membangun kemitraan dengan Badan Permusyawaratan Kampung. BPK bukanlah pesaing Petinggi, melainkan mitra kerja dalam membangun kampung,” ujarnya.
Bupati berharap seluruh petinggi mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas, memperkuat kemandirian ekonomi kampung melalui optimalisasi PAD, serta membangun kolaborasi yang solid dengan seluruh unsur pemerintahan kampung.
Dengan demikian, pembangunan kampung di Mahakam Ulu diharapkan semakin efektif, transparan, dan berkontribusi terhadap terwujudnya visi Mahakam Ulu Melaju: Maju, Merata, dan Berkelanjutan. (*)








