MAHULU – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, akan menindaklanjuti rencana pembangunan Markas Komando (Mako) Brigade Mobil (Brimob) di wilayah tersebut dengan terlebih dahulu mengecek ketersediaan lahan.
Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, mengatakan rencana tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran Brimob, yang selama ini telah terjalin dalam berbagai kegiatan pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi Komandan Kompi 2 Batalyon B Pelopor, Ipda Abdullah Hadi Iswanto, di Ruang Kerja Wakil Bupati Mahulu, Lantai III Kantor Bupati Mahulu, Kamis (6/8/2026).
Ia mengatakan Pemkab Mahulu mengapresiasi sinergi yang selama ini telah dibangun bersama Brimob.
“Kami mengenang sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dengan Brimob dalam mendukung berbagai kegiatan pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Dalam audiensi tersebut, jajaran Brimob menyampaikan rencana pembangunan Mako sekaligus mengajukan dukungan Pemkab Mahulu berupa hibah lahan sebagai lokasi pembangunan.
Menanggapi rencana tersebut, ia mengatakan Pemkab Mahulu akan melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap lahan yang memungkinkan untuk mendukung pembangunan Mako Brimob.
“Saya akan sampaikan segera hal ini kepada Ibu Bupati Mahulu dan Pemkab Mahulu akan terlebih dahulu mengonfirmasi ketersediaan lahan yang memungkinkan untuk mendukung rencana pembangunan Mako Brimob,” ucapnya.
Komandan Kompi 2 Batalyon B Pelopor, Ipda Abdullah Hadi Iswanto, mengatakan keberadaan Mako Brimob di Mahulu dinilai semakin diperlukan untuk memperkuat organisasi dan kesiapsiagaan personel.
“Saat ini dukungan personel Brimob di wilayah Mahakam Ulu masih dibantu oleh Kompi dari Kabupaten Kutai Barat,” ujarnya.
Menurut dia, perkembangan wilayah Mahulu, pertumbuhan jumlah penduduk, serta meningkatnya kebutuhan pelayanan keamanan menjadi sejumlah pertimbangan penting dalam rencana pembangunan Mako Brimob.
“Seiring dengan perkembangan daerah, pertumbuhan jumlah penduduk, serta meningkatnya kebutuhan pelayanan keamanan, diperlukan penguatan organisasi melalui pembangunan Markas Komando Brimob di Mahakam Ulu,” tuturnya.
Ia menjelaskan, rencana pembangunan Mako Brimob tersebut sebelumnya pernah dibahas secara lisan bersama Bupati Mahulu periode sebelumnya.
Namun, pembahasan tersebut belum sempat ditindaklanjuti melalui proses administrasi secara formal.
Dalam audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Mahulu, jajaran Brimob kembali menyampaikan rencana tersebut sekaligus mengajukan dukungan berupa hibah lahan untuk lokasi pembangunan Mako.
Pihak Brimob selanjutnya akan membawa hasil pertemuan tersebut ke tingkat pimpinan di Polda Kalimantan Timur.
Hasil audiensi akan menjadi bahan tindak lanjut sekaligus dasar penyusunan langkah pengembangan organisasi Brimob di Mahulu.
“Hasil pertemuan ini akan kami laporkan kepada pimpinan di Polda Kalimantan Timur sebagai bahan tindak lanjut dan dasar penyusunan langkah-langkah pengembangan organisasi Brimob di Kabupaten Mahakam Ulu,” sebutnya.
Pembangunan Mako Brimob di Mahulu diharapkan dapat memperkuat dukungan pengamanan secara lebih dekat dan responsif seiring dengan perkembangan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut. (*)








