KUTAI BARAT — Ketika kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah, kebutuhan peralatan pemadaman menjadi perhatian.
PT Barinto Eka Tama (BEK) Kutai Barat, Kalimantan Timur, memberikan dukungan peralatan kepada petugas yang berada di lapangan.
Community Development Head PT Barinto Eka Tama, Kristinawati, mengatakan bantuan tersebut diberikan setelah pihak perusahaan berkoordinasi dengan petugas dan melihat kebutuhan di lapangan.
“Untuk situasi yang terjadi saat ini, dengan maraknya karhutla di mana-mana, kami juga melihat kalau tidak ada peran para petugas, sepertinya ini tidak mungkin bisa teratasi, walaupun cukup berat untuk mereka atasi saat ini,” katanya.
Ia mengatakan, perusahaan kemudian berkoordinasi dengan pimpinan untuk menentukan bentuk dukungan yang dibutuhkan petugas.
Salah satunya berupa tujuh set mesin pompa pemadam api portable yang dapat dibawa ke lokasi kebakaran.
“Kita berikan itu ada beberapa, seperti mesin penyedot air lengkap dengan pendorongnya untuk memadamkan api. Kemudian ada APD berupa masker dan sepatu,” ujarnya.
Setiap set pompa dilengkapi selang untuk menyedot air, selang untuk memadamkan api, nozzle, mesin, serta gentong penampung air yang dapat ditempatkan di kendaraan.
Dukungan tersebut disalurkan untuk kebutuhan petugas di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Damai, Kampung Besiq, Bermai, serta wilayah operasional perusahaan di Kalimantan Tengah, yakni Benangin 1, Benangin 2, dan Benangin 5.
Selain mesin pompa, PT BEK juga menyerahkan alat pelindung diri berupa masker respirator dan sepatu keselamatan untuk petugas.
Bantuan tambahan berupa gepyok dan sekop api serta masker respirator masih dalam proses pengadaan.
Sebelumnya, perusahaan juga memberikan vitamin, makanan, dan minuman kemasan kepada petugas melalui BPBD dan di Kecamatan Damai.
Ia mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari kontribusi perusahaan terhadap penanganan karhutla, terutama untuk membantu petugas yang berhadapan langsung dengan asap dan api.
“Harapannya, semoga ini bisa membantu teman-teman yang ada di lapangan, sedikitnya mengurangi hirupan asap, karena pastinya kalau mereka di lapangan yang paling banyak terkena dampak terlebih dahulu,” jelasnya.
Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lingkungan
Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani mengatakan, dukungan perusahaan diperlukan terutama ketika Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih menghadapi keterbatasan peralatan dalam menangani karhutla.
Hal itu disampaikannya setelah melihat bantuan peralatan yang diberikan PT Barinto Eka Taman (BET) kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui BPBD.
“Secara khusus kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada perusahaan. Tadi kita lihat ada PT BET yang memberikan peralatan untuk Pemerintah Kabupaten, terutama yang diberikan kepada BPBD,” ucapnya.
Menurut dia, kepedulian perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui bantuan peralatan, tetapi juga dengan menjaga kondisi lingkungan di sekitar wilayah operasional masing-masing.
“Kami berharap kepada pihak perusahaan untuk saling menjaga lingkungannya, terutama lingkungan di area masing-masing. Kemudian, selalu waspada,” tuturnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan pihak terkait diperlukan karena penanganan karhutla membutuhkan dukungan bersama, khususnya ketika kemampuan BPBD masih terbatas.
“Ketika BPBD dan teman-teman yang lain masih mengalami kekurangan, harapan kita pihak-pihak perusahaan tetap harus peduli dan bisa membantu kita secara bersama-sama,” sebutnya.
Ia menilai kepedulian tersebut menjadi bagian penting dalam upaya bersama menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla di Kutai Barat.
Sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PT Barinto Eka Tama (BEK) menyalurkan dukungan untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, serta Benangin, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.
Dukungan tersebut meliputi tujuh tangki atau tandon air, tujuh mesin pompa portable, tujuh set selang dan selang penyedot, alat pelindung diri (APD) berupa sepatu boat pemadam dan masker full-face respirator, serta peralatan pemadaman seperti gebyok api.
Selain itu, PT BEK turut menyalurkan multivitamin dan obat-obatan, 10 dus susu beruang, 50 dus air mineral, minuman berenergi, biskuit, serta makanan kemasan untuk mendukung kebutuhan petugas selama berada di lapangan. (*)








